HADITS-HADITS TENTANG KEUTAMAAN MEMBACA AL-QUR’AN

0
9211

Oleh :

ustadz Moksin Pattimura, M.Th.I

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil) (QS 2 ; 185)

إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا

 

Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar, (QS 17 : 9)

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

 

Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. (QS 17 : 82)

قُلْ لَئِنِ اجْتَمَعَتِ الْإِنْسُ وَالْجِنُّ عَلَىٰ أَنْ يَأْتُوا بِمِثْلِ هَٰذَا الْقُرْآنِ لَا يَأْتُونَ بِمِثْلِهِ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيرًا

 

Katakanlah: “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain”. (QS 17 : 88)

@ (19)  Sebaik-Baik kalian Adalah belajar dan Mengajarkan al-Qur’an

عَنْ عُثْمَانَ عَنْ النَّبِيِّ e قَالَ: خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ.

Dari Utsman radliallahu ‘anhu, dari Nabi e beliau bersabda: “Orang yang paling baik di antara kalian adalah seorang yang belajar Al Qur`an dan mengajarkannya”. (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

 @ (20)  Anjuran menghiasi al-Qur’an dengan suara

 عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ e: زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ.

Dari Al Bara` bin ‘Azib ia berkata; Rasulullah e bersabda: “Perindahlah Al Qur’an dengan suara kalian”. (Hadis riwayat Abu Dawud)

@ (21)  Perumpamaan Orang Yang membaca al-Qur’an

عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ e: مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الْأُتْرُجَّةِ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ…

Dari Abu Musa Al Asy’ari ia berkata; “Rasulullah e bersabda: ‘Perumpamaan seorang Mukmin yang suka membaca Al Qur’an seperti buah Utrujah, baunya harum dan rasanya enak…” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

 @ (22)  Orang Yang Membaca al-Qur’an akan Mendapatkan Syafa’at

 عَنْ أَبِيْ أُمَامَةَ الْبَاهِلِيُّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ e يَقُولُ: اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ…

Dari Abu Umamah Al Bahili ia berkata; Saya mendengar Rasulullah e bersabda: “Bacalah Al Qur`an, karena ia akan datang memberi syafa’at kepada para pembacanya pada hari kiamat nanti…” (Hadis riwayat Muslim)

 @ (23)  Satu Pahala Kebaikan Akan Digandakan Menjadi Sepuluh Kali

 عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ e : قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ.

Dari Abdullah bin Mas’ud berkata; Rasulullah e bersabda: “Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Qur`an), maka baginya satu pahala kebaikan dan satu pahala kebaikan akan dilipat gandakan menjadi sepuluh kali, aku tidak mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf”. (Hadis riwayat at-Tirmidzi)

@ (24)  Anjuran menjaga dan menghafal al-Qur’an

عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ e قَالَ: إِنَّمَا مَثَلُ صَاحِبِ الْقُرْآنِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْإِبِلِ الْمُعَقَّلَةِ إِنْ عَاهَدَ عَلَيْهَا أَمْسَكَهَا وَإِنْ أَطْلَقَهَا ذَهَبَتْ.

Dari Ibnu Umar, bahwasanya Rasulullah e bersabda: “Sesungguhnya perumpamaan para penghafal Al Qur`an adalah seperti seorang yang memiliki Utna yang terikat, jika ia selalu menjaganya, maka ia pun akan selalu berada padanya, dan jika ia melepaskannya, niscaya akan hilang dan pergi’. (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

@ (25)  Rumah yang tidak pernah dibacakan al-Qur’an seperti kuburan

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ e: قَالَ لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah e bersabda: “Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan, sesungguhnya syetan itu akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al Baqarah”. (Hadis riwayat Muslim)

SHARE
Previous articleMa’mum itu hidup
Next articleRe-orientasi Visi Misi dengan berdo’a dan berdzikir
Nurul Huda, M.Pd.I. merupakan tenaga pengajar di Lembaga Kursus Al Qur'an Al Falah Surabaya serta Pengajar di Sekolah Dasar di Surabaya . Menyelesaikan pendidikan di S1 Pend. Bahasa Arab IAIN (UIN) Sunan Ampel Surabaya, lalu S2 Magister Pemikiran Pendidikan Islam di UMSurabaya dan Pernah nyantri di Pondok Pesantren Al Ishlah Sendang Agung Lamongan. Memiliki concern terhadap pendidikan Anak dan Keluarga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here