aqidah akhlak dan syariah

  • Kemudahan mempelajari Al Qur’an (QS.54:17, 22, 32, 40)
  • Syarat-syarat memperoleh manfaat dari Al Qur’an: Iman, Islam, Ihsan & Taqwa
  • Isi Al Qur’an itu mengandung:
    • Perintah bertauhid
    • Melarang syirik
  • Tujuan Allah SWT menjadikan / menciptakan manusia :
    • Untuk beribadah / mengabdi / patuh / taat kepada Allah SWT agar bertaqwa (QS. 51:56 / QS.7:172 / QS.16:36 / QS.2:21)
    • Sebagai khalifah / pemimpin di muka bumi (QS.2:30 / QS.24:55)
  • Risalah yang dibawa Rasul adalah Al-Islam (QS. 3:19, 85, 81)
  • Melaksanakan Agama Islam berpedoman kepada Al Qur’an dan Al-Hadits. Hadits Riwayat Imam Malik (yang artinya): “Aku tinggalkan kepada kalian dua pusaka, jika kalian berpegang teguh kepada keduanya niscaya kalian tidak akan tersesat untuk selama-lamanya, yaitu Kitabullah Al Qur’an dan Sunah Nabi Al-Hadits”.

“Wajib atas kalian berpegang teguh kepada sunahku (Nabi Muhammad SAW) dan sunah Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali)”

  • Teladan dalam beragama Islam adalah para Nabi, Rasul dan Shahabat (QS.3:31 / QS.9:100)
  • Solusi menghadapi perbedaan / perpecahan (QS.4:59 / QS.6:65)
  • Metode agar tetap istiqomah, bertauhid dan menjauhi syirik :
    • Targhib = Motivasi = Reward (QS.98:7-8)

“Setiap umatku akan masuk surga kecuali orang yang enggan (sombong), shahabat bertanya, “Siapa ya Rasulullah SAW orang yang enggan dan sombong itu”, Rasulullah SAW menjawab, “Orang yang taat kepadaku masuk surga dan orang yang mendurhakaiku sungguh dia telah enggan (sombong)”.

“Sampaikanlah oleh kalian apa saja yang engkau dapat dariku walau hanya satu ayat.”

“Para ulama itu penerus / pewaris para Nabi.”

  • Tarhib = Ancaman = Punishment (QS.98:6)
  • Selalu saja setiap Nabi dan Rasul, Shahabat, tabi’in dan pengikutinya dalam berdakwah amar ma’ruf nahi munkar menghadapi cobaan, rintangan, tantangan musuh baik dari kalangan jin, iblis, syaitan maupun manusia, maka diperlukan benteng aqidah yang kokoh (QS. Al-Ikhlash) dan selalu memproteksinya dengan 2 surat mu’aawidzatain (QS. Al-Falaq dan QS. An-Nas) sebagai sunatullah.

Sumber:
Kajian Asaatidz LKF Surabaya Sabtu Pagi jam 07.00 bersama Ustadz Drs. H. Mahfudh

 

SHARE
Previous articleMuhasabah Perjalanan Hidup Manusia – Ust. Abdul Malik
Next articleFestival Santri LKF 2018
Al-Qur'an adalah kitab suci yang merupakan sumber utama dan pertama dari ajaran Islam untuk dijadikan petunjuk bagi kehidupan umat manusia. Al-Qur'an diturunkan Allah kepada Rasulullah sebagai salah satu rahmat yang tidak ada bandingannya. Lembaga Kursus Al Qur’an Al Falah merupakan organisasi yang berupaya mengemban kewajiban dan tanggung jawab dalam mempelajari sekaligus mengajarkan Al Qur’an.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here